Welcome Reader

Selamat Datang di blognya Kang Amroelz (Iin Amrullah Aldjaisya)

Menulis itu sehangat secangkir kopi

Hidup punya banyak varian rasa. Rasa suka, bahagia, semangat, gembira, sedih, lelah, bosan, bĂȘte, galau dan sebagainya. Tapi, yang terpenting adalah jadikanlah hari-hari yang kita lewati menjadi hari yang terbaik dan teruslah bertumbuh dalam hal kebaikan.Menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, berbagi inspirasi, dan menyebar motivasi kepada orang lain. So, menulislah!

Sepasang Kuntum Motivasi

Muara manusia adalah menjadi hamba sekaligus khalifah di muka bumi. Sebagai hamba, tugas kita mengabdi. Sebagai khalifah, tugas kita bermanfaat. Hidup adalah pengabdian dan kebermanfaatan (Nasihat Kiai Rais, dalam Novel Rantau 1 Muara - karya Ahmad Fuadi)

Berawal dari selembar mimpi

#Karena mimpi itu energi. Teruslah bermimpi yang tinggi, raih yang terbaik. Jangan lupa sediakan juga senjatanya: “berikhtiar, bersabar, dan bersyukur”. Dimanapun berada.

Hadapi masalah dengan bijak

Kun 'aaliman takun 'aarifan. Ketahuilah lebih banyak, maka akan menjadi lebih bijak. Karena setiap masalah punya solusi. Dibalik satu kesulitan, ada dua kemudahan.

Sunday, 28 June 2009

In Memorial (22 juni 2009)

Ketika maut datang, tak ada yang bisa menghentikan atau pun menghambatnya.
“Kullu nafsin dzaa iqatul maut…. -Setiap yang bernyawa pasti akan mencicipi (merasakan) mati….-” (QS. Ali Imran [3]: 185). Ingat mati... ingat sakit..... ingatlah saat kau sulit.... ingat-ingat hidup cuma satu kali..... Demikianlah sedikit pembukaan sekaligus membuka hati kita agar senantiasa mengingat kematian, krn kita semua pun akan mencicipinya.

Tiada sangka tiada duga. Kabut hitam penuh haru waktu itu. Yah, tepatnya Senin, 22 Juni 2009. perasaan panik, cemas, dan seolah-olah tak percaya dengan sms yang baru saja masuk itu. Ternyata bukan hanya q saja, tapi teman-teman lain juga begitu. Padahal rasanya baru kemarin, aku bersama keduanya masuk SMA di Pemalang dan menempat di sebuah pondok pesantren di Pemalang, Jawa Tengah. Walau dulu sempat kecewa tidak bisa bersama-sama mereka berdua dalam satu SMANSA. Tetapi setiap kali ada masalah atau ada keperluan kami saling tolong menolong dalam menyelesaikan suatu masalah. Mungkin memang sudah takdirnya hanya mereka berdua selalu bersama sekolahnya. Dulu SMP mereka berdua pun sama-sama dalam satu SMP dan SMA pun mereka bersama lagi. Dan sekarang mereka berdua telah pergi untuk selamanya juga bersama-sama. Hari itu merupakan hari terakhir bagi kedua orang sahabat baikku itu, sebuah kecelakaan antara sepeda motor yang dinaiki keduanya tertabrak dengan sebuah bis yang melaju kencang dari arah yang berlawanan, tepatnya di daerah Bantarbolang, Pemalang. Di tempat itu juga kedua sahabatku meninggalkan kehidupan dunia. Memang tak ada yang tahu kapan datangnya kematian, tapi semuanya pasti akan menghadapinya entah kapan pun..

Mari kita sejenak mendoakan kedua almarhumah, semoga amal kedua almarhumah selama hidupnya bisa mjd penerang di dalam kuburnya (amin..... ya robbal 'alamin). Semoga dengan Melalui media ini, semoga bisa mjdkn pengingat bagi kita utk senantiasa mengingat kematian, karena semua manusia pasti akan menghadapinya.......
Jadi teringat selembar pesan singkat tapi penuh makna, selembar berkas yg pernah saya dapatkan dari almarhumah refi, yg ku salin dalam blogku juga, judulnya "Selembar pesan dari sahabatku yang telah tiada" berikut ini:

Jika hatimu tlah terpikat pd hawa
yakinlah bahwa kau mencintainya dg tulus
dan lindungilah dia sampai nafasmu hilang
Jika kau tlah saling mengikat janji,
yakinlah itu yg prtama n yg terakhr buatmu,
sampai membawamu pd surga

ketahuilah, hati seorg wanita mudah trpikat tp mudah juga terlepas
jika kamu berani mengikat, kamu hrs berani menjaganya agar tdk lepas
ketahuilah, hati wanita lebih lembut dari sutera,
jangan buat luka kesetiaanmu
yg kan menjaganya dari luka pedih sayatan....

dari: sahabatku yg tlah tiada (dikutip dari selembar kertas dari shbtku yg tlah tiada yg dtls sktr awal th 2008 lalu, saat aku msh di Pemalang )

Wednesday, 1 April 2009

sebuah catatan awal april 2009

Tak terasa waktu terus berlari,,,,
masalah demi masalah terus datang bergantian mendatangiku
kemarin, maret baru saja pergi meninggalkan bayang-bayang semu di hati
setelah dulu tanggal 5 maret masalah besar menimpaku
sebuah benda kecil dalam tas tapi berisi barang2 berharga tlah pergi dari dalam tasku
saat latihan paskibra di dapan lapangan administrasi unsoed
sejak saat itu perasaanku sedih bercampur haru karena barang itu sangat berarti bagi kebutuhabku sehari-hari..... ada uang, kartu atm, ktm, ktp, foto2ku pergi meninggalkan kehidupanku.....
bingung.... sedih... juga merasa gimana....
seminggu sudah berlalu, alhamdulillah dapa kembali meski uangnya tlah hilang entah kemana.....
tapi dibalik semua itu pasti ada hikmah yang sangat besar.....
sibuknya aku tiap malam harus latihan paskibra tak membuatku patah semangat, apalgi ditambah tugas2ku di kuliah juga banyak, juga harus menyelasaikan tugas2 aku sebagai panitia bagian logistik TKPP( Temu Karya Pramuka Penegak) se-Barlingmascakeb. Akhirnya kemarin acara TKPP tersebut dapat aku lalui pada tanggal 27-29 maret 2009 di bumper Kendalisada Banyumas. tak sampai disitu kini tugas2 kuliah numpuk menunnggu untuk diselasaukan, praktikum..... tugas terstruktur... dan tuga karya tulisku .... kini sedang aku kerjakan...... satu lagiaku harus persiapkan diriku untuk menghadapi UTS 13 april nanti..... aku pasti bisa menghadapi semua itu..... yang penting tetap semangat dan manajemen waktu yang baik.....

Wednesday, 7 January 2009

toex Sahabat

sahabat.....
tak terasa derasnya waktu
mengalir begitu derasnya
arus demi arus tlah berlalu
gelombang demi gelombang tlah melayang
rasanya, baru kemarin kita bersama
bermain, bersenda gurau, bertatap,
dan bertawa ria disana
alangkah indahnya kebersamaan dulu
hingga aku tak sanggup menulisnya lagi
sahabat.....
meski kita tak bersama lagi
tapi, engkau tetap sahabatku
dimanapun, kapanpun, dan sampai waktunya
pasti kita akan bertemu lagi
sahabat.....
ingin rasanya aku kembali
tapi, sekarang apa daya tak sampai
kalau gayapun enggan membantu
sekarang jalanku penuh dengan liku
terjang, menurun, mendaki dan menyelami
itulah arusnya kehidupanku kini
betapapun besarnya gelombang, aral melintang
godaan menantang, hambatan menghadang
tapi aku tetap hadapi semuanya itu
sahabat....
aku cuma ingin berpesan
jadilah engkau orang yang berguna
dimanapun engkau berada, dan
ingat terus tujuan hidup kita ini untuk apa
jangan mau terjajah zaman dan tertipu rayuannya
dan semoga engkau ingat terus kebersamaan yang
tlah kita jalin dulu
see you sobat.....