Welcome Reader

Selamat Datang di blognya Kang Amroelz (Iin Amrullah Aldjaisya)

Menulis itu sehangat secangkir kopi

Hidup punya banyak varian rasa. Rasa suka, bahagia, semangat, gembira, sedih, lelah, bosan, bĂȘte, galau dan sebagainya. Tapi, yang terpenting adalah jadikanlah hari-hari yang kita lewati menjadi hari yang terbaik dan teruslah bertumbuh dalam hal kebaikan.Menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, berbagi inspirasi, dan menyebar motivasi kepada orang lain. So, menulislah!

Sepasang Kuntum Motivasi

Muara manusia adalah menjadi hamba sekaligus khalifah di muka bumi. Sebagai hamba, tugas kita mengabdi. Sebagai khalifah, tugas kita bermanfaat. Hidup adalah pengabdian dan kebermanfaatan (Nasihat Kiai Rais, dalam Novel Rantau 1 Muara - karya Ahmad Fuadi)

Berawal dari selembar mimpi

#Karena mimpi itu energi. Teruslah bermimpi yang tinggi, raih yang terbaik. Jangan lupa sediakan juga senjatanya: “berikhtiar, bersabar, dan bersyukur”. Dimanapun berada.

Hadapi masalah dengan bijak

Kun 'aaliman takun 'aarifan. Ketahuilah lebih banyak, maka akan menjadi lebih bijak. Karena setiap masalah punya solusi. Dibalik satu kesulitan, ada dua kemudahan.

Monday, 9 April 2012

INSPIRASI PKM MENUJU PIMNAS (Tips menulis PKM dan testimoni PIMNAS 2011)


Apa itu PKM? Apa itu PIMNAS? Pertanyaan ini muncul saat pertama kali menjadi mahasiswa baru. PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) adalah agenda rutin yang diadakan setiap tahun oleh DIKTI (Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi). Awalnya dulu bernama KKTM (Kompetisi Karya Tulis mahasiswa) dan berubah menjadi PKM sejak tahun 2009. Kenapa harus membuat PKM? Kenapa yang dapat beasiswa harus membuat PKM? Sebenarnya beasiswa itu tidak ada kaitannya dengan PKM, tapi karena animo mahasiswa dalam membuat PKM masih kurang, sehingga menjadi syarat bagi yang dapat mahasiswa. Bahkan beberapa di kampus lain juga ada yang menerapkan strategi dengan mewajibkan membuat PKM bagi mahasiswa baru.

PKM adalah ajang kreativitas mahasiswa dalam berkarya, bernaluri, serta mengembangkan bakat dan kemampuannya. Namanya saja program kreativitas, jadi unsur kreatif, unik, dan menarik itu sangat ditekankan dalam PKM. Nah, bagi teman-teman yang belum tahu tentang PKM atau pun ingin mengetahui tips-tips tentang PKM, serta testimoni tentang PIMNAS bacalah tulisan ini dengan seksama dan cermat. Perlu diketahui bagi teman-teman, sampai tahun 2011 ada beberapa jenis PKM yaitu PKM-P (Penelitian), PKM-T (Teknologi), PKM-K (Kewirausahaan), PKM-M (Pengabdian Masyarakat), PKM-KC (Karsa Cipta), PKM-GT (Gagasan Ilmiah), dan PKM-AI (Artikel Ilmiah). Syarat dan ketentuannya masing-masing PKM ada di pedoman PKM.
Secara umum jadwal rutin PKM ada 2 jadwal dalam setiap tahunnya. Dengan mengetahui jadwal ini kita bisa jauh-jauh hari menyiapkan PKM kita dengan matang dan maksimal. Berikut ini adalah jadwal pelaksanaan PKM sampai PIMNAS dalam setiap tahunnya (berdasarkan pedoman PKM tahun 2011).

# Jadwal Kegiatan PKM-P, PKM-T, PKM-KC, PKM-K, dan PKM-M (ada di halaman 48 dalam panduan PKM)
1. Pengajuan usul PKM : Agustus-Oktober
2. Seleksi/evaluasi usul PKM : November
3. Hasil evaluasi jumlah judul PKM yang didanai (Pengumuman) : Desember-Januari
4. Perjanjian pelaksanaan kegiatan/kontrak : Januari
5. Pelaksanaan kegiatan PKM : Januari-Mei
6. Monitoring pelaksanaan PKM : Mei
7. Evaluasi monitoring, laporan akhir dan rekomendasi ke PIMNAS : Juni
8. PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) : Juli
# Jadwal Kegiatan PKM-GT dan PKM-AI (ada di halaman 61 dalam panduan PKM)
1. Sosialisasi dan pemberitahuan program PKM-AI dan PKM-GT : Januari
2. Penyusunan karya tulis : Januari-Maret
3. Batas penyerahan karya tulis : 10 Maret
4. Tahap seleksi administratif : April
5. Tahap Penilaian karya tulis : Mei
6. Tahap pengumuman penilaian karya tulis : Juni
7. Presentasi PKM dan PKM-GT di PIMNAS : Juli
8. Publikasi PKM-AI di Jurnal Kreativitas Mahasiswa : Agustus

Kenapa harus mengetahui jadwal-jadwal tersebut? Jawabannya adalah biar kita bisa mengatur strategi dalam menyusun karya PKM mulai dari penggalian ide sampai finishing. Berikut ini ada beberapa tips atau kiat-kiat dalam menulis PKM maupun karya tulis lainnya:
1. Banyak membaca (ini adalah kunci utama agar kita bisa memunculkan ide-ide kreatif). Membaca bisa dari buku, jurnal, textbook, internet, dan referensi lainnya. Bisa juga membaca dari alam sekitar kita, membaca fenomena alam, dan sebagainya.
2. Membaca pedoman PKM dan ikuti aja syarat dan ketentuannya karena ini sebagai syarat administratif dalam penulisannya (perlu diketahui juga hanya yang lolos seleksi administrasi yang berhak untuk penjurian/penilaian selanjutnya).
3. Membaca judul-judul pemenang PKM tahun-tahun sebelumnya (terutama yang sampai ke PIMNAS) dan kalau bisa juga membaca contoh karya PKM punya kakak angkatannya terutama yang pernah lolos juga. Karena dengan membaca ini dapat menstimulus untuk memunculkan ide dan gagasan yang kreatif dan inovatif tetapi jangan plagiat.
4. Langkah pertama setelah membentuk kelompok PKM adalah menentukan topik yang akan kita angkat, mencari referensi tentang topik tersebut, dan bagi-bagi tugas dalam kelompok itu serta sering-seringlah berdiskusi dengan sesama anggota kelompoknya.
5. Tentukan dosen pembimbing, tentunya yang sesuai dan kompeten dengan bidang yang kita angkat. Berkonsultasilah dengan beliau mulai dari awal penulisan, saat kita buntu, sampai pengkoreksian. Usahakan berkonsultasi lebih awal dan jauh-jauh hari. Jangan berkonsultasi mepet mendekati deadline.
6. Berkonsultasi juga dengan kakak angkatan atau teman yang pernah membuat PKM.
7. Bikin judul yang menarik, unik, dan menggelitik serta mengangkat isu-isu mutakhir yang sedang ramai pada saat itu.
8. Mengenai syarat-syarat penulisan dan ketentuannya apa aja lihat di format panduan PKM. Ikuti dan patuhi format yang ada, karena itu adalah pintu pertama yang harus dilalui.

Selamat mencoba kiat-kiat tersebut dan jadilah bagian dari sekian ribuan mahasiswa yang harus berani keluar dari zona diri yang terjerat belenggu-belenggu tidak berani untuk mencoba. Jangan jadikan kesibukan sebagai alasan untuk tidak berkarya. Kuliah, praktikum, berorganisasi dan aktivitas lainnya jadikan mereka semua adalah teman setiamu yang menemani hari-harimu. Menulis dan membuat PKM bukan hal yang sulit, asalkan kita mau mencobanya pasti bisa. Apalagi kalau kita sampai lolos didanai, wah itu adalah suatu kepuasan tersendiri yang luar biasa bisa tembus mengalahkan ribuan proposal PKM lainnya. Bagi yang lolos didanai terus berjuang dalam pelaksanaan sampai monitoring selesai dan jadilah bagian yang mampu lolos juga untuk menuju PIMNAS. Wah, apalagi tuh PIMNAS??? Jarang-jarang loh mahasiswa bisa tembus sampai PIMNAS karena cukup ketat persaingannya. PIMNAS sih apa yah…???

PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) adalah ajang paling prestisius dan bergengsi di dunia mahasiswa dalam mempresentasikan dan memamerkan produk PKM yang sebelumnya telah lolos didanai dan lolos evaluasi monitoring juga. PIMNAS juga merupakan puncak tertinggi dari kegiatan PKM, presentasi hasil karya PKM, pameran produk PKM, dan ada juga lomba penunjang PIMNAS. Bagi mahasiswa yang lolos didanai dan lolos juga tahap monitoringnya baik PKM-P, -T, -K, -M, -KC, dan –GT akan bersaing di PIMNAS bersama ribuan mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia. PIMNAS tahun 2011 berlangsung di Universitas Hassanudin Makassar selama 6 hari. Dahsyatnya PIMNAS sangat luar biasa, seperti bertarung di medan perang dengan membawa nama baik almamater kampus masing-masing. Kalau sudah pernah ikut PIMNAS pasti akan termotivasi dan pasti ketagihan untuk ikut lagi. Warna warni almamater kampus dari seluruh penjuru Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke berkumpul disini mewakili mahasiswa terbaik yang lolos dalam PKM dan Lomba Penunjang PIMNAS lainnya. Berikut ini sedikit berbagi inspirasi tentang PIMNAS tahun 2011 dari para pelaku sejarah yang pernah merasakan dahsyatnya suasana PIMNAS yang begitu menggelora. Beberapa testimoni tentang PIMNAS 2011:

 “Kata-kata pertama yang terlontar saat ajang PIMNAS XXIV di Universitas Hassanudin Makassar yang lalu adalah ‘Alhamdulillah dan Subhanallah’. Alhamdulillah bisa berkesempatan di ajang PIMNAS bertemu dan berjuang dengan beribu-ribu mahasiswa lainnya se-Indonesia. Subhanallah, euphoria PIMNAS tak terlupakan (semangat, profesionalitas, dan lain-lain). berharap dan berusaha bisa merasakan euphoria PIMNAS kembali. Ayo teman-teman berusaha dan berjuang bersama, Med menulis, berkarya untuk bangsa” (Nur Istikomah, Bio’08).

 “Yang jelas seneng banget bisa lihat ide-ide kreatif dari teman-teman peserta lain, yang bahkan kadang ide itu ga pernah terpikir oleh kita. Bisa merasakan suasana PIMNAS aja udah luar biasa. Bonus dapat teman-teman baru” (Intan Bio’08).

 “Pengalaman yang presticious sekali, siapa yang ga bangga bisa berkumpul seatap dengan seluruh mahasiswa terbaik se-Indonesia, mahasiswa masa depan Indonesia yang punya kreatif luar biasa, berharap bisa bergabung lagi dalam ajang paling bergengsi ini karena banyak pengalaman yang tidak terbayar harganya yang saya dapatkan” (Ayu Rahayu, Bio ’09)

 “Menjadi kebanggaan tersendiri berada di tengah-tengah mahasiswa seluruh Indonesia dengan berbagai semangat membela almamater masing-masing, dan bertambah bangga ketika nama Universitas Jenderal Soedirman disebut di ajang bergengsi bagi mahasiswa itu” (Tyas Bio’09)

 “Luar biasa, hebat, peserta PIMNAS datang dari seluruh Indonesia. Mereka adalah mahasiswa terpilih, kreatif, inovatif dan terhebat dari universitas masing-masing” (Agus Zakaria, Bio ’09)

 “Luar biasa dahsyatnya PIMNAS, ribuan mahasiswa terbaik dari yang terbaik untuk mendapatkan yang paling terbaik. Pengalaman yang tak akan pernah terlupakan sepanjang hidup, bertemu dengan ribuan mahasiswa, teman baru dan kenangan indah disana. Saat-saat paling menegangkan adalah saat nama kampus kita disebut diantara gemuruhnya suasana menjelang pengumuman pemenang PIMNAS, serasa ingin mengajak para generasi penerus selanjutnya untuk ikut berkarya dan berkontribusi dalam PIMNAS membawa nama baik almamater kita, kalian juga pasti bisa. Ganbareba, Zettai dekiru” (Penulis tulisan ini, Bio ’08)


So, semangat buat teman-teman yang akan membuat PKM, buatlah yang semenarik mungkin, kreatif, unik dan nyentrik. Jangan asal sekedar membuat PKM tapi buatlah yang berbobot agar bisa lolos didanai dan syukur-syukur juga bisa lolos sampai ke PIMNAS membawa nama almamater kampus kita. SEMANGAT BERKELANJUTAN…..!!! Maju Terus Pantang Menyerah…!!!