Welcome Reader

Selamat Datang di blognya Kang Amroelz (Iin Amrullah Aldjaisya)

Menulis itu sehangat secangkir kopi

Hidup punya banyak varian rasa. Rasa suka, bahagia, semangat, gembira, sedih, lelah, bosan, bĂȘte, galau dan sebagainya. Tapi, yang terpenting adalah jadikanlah hari-hari yang kita lewati menjadi hari yang terbaik dan teruslah bertumbuh dalam hal kebaikan.Menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, berbagi inspirasi, dan menyebar motivasi kepada orang lain. So, menulislah!

Sepasang Kuntum Motivasi

Muara manusia adalah menjadi hamba sekaligus khalifah di muka bumi. Sebagai hamba, tugas kita mengabdi. Sebagai khalifah, tugas kita bermanfaat. Hidup adalah pengabdian dan kebermanfaatan (Nasihat Kiai Rais, dalam Novel Rantau 1 Muara - karya Ahmad Fuadi)

Berawal dari selembar mimpi

#Karena mimpi itu energi. Teruslah bermimpi yang tinggi, raih yang terbaik. Jangan lupa sediakan juga senjatanya: “berikhtiar, bersabar, dan bersyukur”. Dimanapun berada.

Hadapi masalah dengan bijak

Kun 'aaliman takun 'aarifan. Ketahuilah lebih banyak, maka akan menjadi lebih bijak. Karena setiap masalah punya solusi. Dibalik satu kesulitan, ada dua kemudahan.

Monday, 16 January 2012

PEMENANG AUDISI PENULIS BUKU “RESOLUSI 2012”

Salam inspiratif!

Alhamdulillah, dari semua naskah yang masuk ke email saya, hampir semuanya inspiratif dan mampu menggugah semangat pembaca untuk berkarya dan menjadi yang terbaik. Namun, ada beberapa naskah yang keluar dari tema dan sepertinya belum paham apa itu resolusi, sehingga target pencapaian yang ingin diraih di tahun 2012 tidak disebutkan sama sekali. Mereka hanya mencurahkan isi hatinya atas kegagalan dan kesuksesan yang telah diraihnya di masa lalu dan ingin menjadi lebih baik lagi di tahun 2012.

Ada beberapa naskah yang lebih mirip artikel, meski sangat bagus pemaparannya, namun sama sekali tidak menyinggung resolusi sedikitpun. Tidak menyebutkan harapan-harapan atau keinginan yang harus dicapai di tahun 2012. Ada juga yang isinya seperti cerpen akhir tahun yang membuat saya sedikit bingung, karena sama sekali tidak menyinggung resolusi dan lebih banyak dialog di dalamnya. Apa salah kirim ya? ^_^

Penilaian tidak hanya pada penceritaan yang menarik, tapi ada point penting lainnya yang kadang dilupakan para penulis sehingga mengurangi nilai. Kesalahan atau kekurangan pada penulisan naskah di antaranya:

- Tidak mencantumkan judul pada naskah
- EYD yang kurang diperhatikan, sehingga sangat mengganggu saat dibaca
- Format penulisan yang tidak rapi, tidak justify (rata kanan kiri), font huruf tidak sama, dll
- Menggunakan bahasa gaul atau alay
- Resolusi yang tidak jelas (tidak disebutkan), sekedar curhat tanpa mencantumkan resolusinya di tahun 2012

Adapun prioritas penilaian terletak pada:
Keindahan bahasa (tata bahasa yang baik dan menarik)
Uraian resolusi di tahun 2012 disebutkan dengan sangat jelas
Sangat menginspirasi pembaca untuk mengikuti jejaknya
Memiliki resolusi tinggi untuk sesama
Tidak lebay dan masuk akal

Ada 55 naskah yang pantas lolos seleksi, namun karena harus dibatasi 30 pemenang saja, maka diseleksi kembali. Dan berikut pemenangnya:

1. Endang SSN_ Semilyar Mimpi [Bukan semu, percaya saja]
2. Abi Sabila_ Jika Aku Masih Ada
3. RurinK_Resolusi Kertas Lusuh
4. In Amullah_Kereta 2012 (Ketetapan, Rencana, Dan Take Action)
5. Hylla Shane Gerhana_Fajar Pagi di 2012
6. Annisa Ristiana_ Metamorfosa 2012
7. Wicha Spicca Breeze_Note : Resolusi 2012
8. Asri Istiqomah_Merindu Cahaya Mataku
9. Wahyu Sekar Sari _Resolusi Untuk Kehidupan Baru
10. Avisa Guritna_ Merenda Hari Meraih Asa Pasti
11. Arista Devi_Kebun Semangkaku
12. Anni Nurlina Sari_My Resolution in 2012
13. Randi Wahyudi_Resign From Job to Work
14. Hikmatul Bilqis_Proposal Hidup
15. Launa Rissadia_My Resolution in 2012
16. Hikmah Mesti Tabah _Tak ada kata menyesal dan Terlambat
17. Zya Verani_Resolusiku di tahun 2012
18. Wahda Khadija Salsabiila_Menemukan Takdir
19. Sunarsih_Ada Satu Jalan yang Tepat untuk Sampai pada Impianmu
20. Sandza_Resolusi Segitiga Sama Sisi
21. Sinatrya Mayapada _Resolusi tahun 2012
22. Nenny Makmun_Never Ending Process
23. Mey Zusana _Harus Lebih Baik Lagi!
24. Rizkina Yulianti_ Untaian Mimpiku Di 2012
25. Retno Wuryani_Konsisten Secara Konsisten
26. Nurus Sa’adah Tamyizy_Revisi Mimpi
27. Qur’anul Hidayat Idris_Menantang Waktu
28. Rana Ida Sugatri _Be Your Positive Self
29. Riskaninda Maharani_Berawal Dari Nightmare
30. Zulherma_Memetik Bintang-Bintang

Bagi pemenang 1, 2, dan 3 harap segera mengirimkan pesan ke inbox FB Futicha Turisqoh II dengan menuliskan nama, alamat pengiriman buku dan nomor rekening bank dengan jelas. Dan bagi yang naskahnya tidak lolos namun tetap ingin dibukukan, harap mengirimkan revisi naskahnya ke futicha.turisqoh@gmail.com dengan judul email: Revisi Resolusi_Judul Naskah_Nama Penulis. Naskah revisi ditunggu paling lambat 1 Maret 2012.

Ke-30 naskah yang lolos akan dibukukan oleh penerbit mayor, insya Allah. Terimakasih atas partisipasi teman-teman semua. Ayo tetap semangat berkarya!! ^_^


Salam,

Puput Happy

Monday, 9 January 2012

Liburan Bersama Ayah Di Tempat Perantauan

Liburan semester telah tiba di pengujung akhir tahun 2010 dan menjelang tahun baru 2011. Saya sudah mengagendakan liburan ini saya gunakan untuk survei ke tempat PKL (Praktek Kerja Lapangan) di LIPI Cibinong Bogor dan main ke tempat kerja ayah. Perjalanan yang cukup melelahkan, tapi penuh dengan kenangan dan inspirasi. Saya berangkat dari Purwokerto menuju ke LIPI Cibinong Bogor dan hari itu juga langsung pulang. Waktu itu bertepatan dengan hari terakhir di tahun 2010 yaitu tanggal 31 Desember 2010. Saya tidak langsung pulang ke Purwokerto, akan tetapi mampir dan menginap di tempat perantauan ayah di daerah Cirebon. Waktu itu bertepatan juga dengan malam tahun baru 2011. Malam yang penuh dengan tiupan terompet dan lalu lalang kendaraan yang begitu ramainya di sepanjang jalan. Begitulah fenomena yang ada setiap tahunnya, bukannya untuk muhasabah dan introspeksi diri, tapi malah ada yang sekedar hura-hura, bersenang-senang, atau sekedar meramaikan suasana malam tahun baru itu. Berbeda dengan mereka, saya hanya duduk menemani ayah berjualan kue martabak dan pukis di dekat perempatan jalan di daerah Cirebon. Aku baru menyadari ternyata ayah sudah bekerja disini sudah hampir 20 tahun lebih bekerja sebagai pedagang martabak dan pukis. Sepanjang usiaku ini juga, saya baru pertama kalinya ikut berjualan menemani sang ayah. Saya merasakan langsung dan turut serta bekerja, ternyata jerih payah dan kerja keras ayah begitu luar biasa. Alkhamdulillah, saya punya ayah yang begitu hebat ini, hingga saya pun bisa sampai kuliah seperti sekarang ini adalah lantaran kerja keras ayah yang tak kenal lelah. Satu per satu ada yang membeli dan benar-benar harus sabar, ulet, dan gigih menjalani usaha tersebut. Begitulah rasanya berjualan martabak dan pukis yang tidak menentu. Terkadang sepi tidak ada yang membeli hingga larut malam, dan terkadang juga rame banyak yang beli kalau hari-hari tertentu saja. Seusai berjualan saya dan ayah pun pulang ke kontrakkan ayah di sebuah kamar kecil seluas 2 x 3 meter, dan ternyata lebih luas jika dibandingkan kamar kos-kosanku di Purwokerto. Sejak saat itu, saya baru mengetahui dan merasakan bagaimana letihnya ayah dalam mencari nafkah untuk kehidupan saya dan keluarga di rumah. Sungguh, liburan ini begitu berharga sekali dan saya sangat bersyukur sekali bisa ikut merasakan, mengalami, dan membantu ayah berjualan di malam tahun baru 2011.