Friday, 22 December 2017

Writing Camp: Melatih Pelajar Aliyah Berpikir Ilmiah


Menjadi pelajar zaman now harus bisa menjadi pelajar yang kreatif, aktif dan terampil dalam menjalani kehidupannya. Tentunya harus bisa menjadi pelajar yang teladan dalam bersikap, berakhlakul karimah dan berprestasi sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Sebagaimana tantangan pendidikan abad 21 sebagai siswa harus bisa berpikir kritis (terampil memecahkan masalah), kreatif, komunikatif dan kolaboratif. Keempat hal tersebut harus dikuasai agar bisa bersaing di era milenial seperti sekarang ini.

            Untuk menjawab dan mengatasi persoalan tersebut, salah satunya sebagai pelajar juga harus menguasai bidang riset sebagai langkah untuk meningkatkan kemampuan siswa berpikir kritis dan solutif. Sebagaimana yang dilakukan oleh MAN 10 Jakarta yang baru saja menggelar kegiatan Kelompok Ilimiah Remaja Writing Camp atau disingkat KIR Writing Camp yang dikhusukan bagi pelajar Madrasah Aliyah Negeri dan Swasta Jakarta, diantaranya yang mengikuti kegiatan tersebut adalah MAN 10 Jakarta, MAN 1 Grogol, MAN 22 Jakarta, MA Al-Falah dan MA An-Najah. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 60 orang terdiri dari peserta dan pendamping.

Kegiatan KIR Writing Camp tersebut dilaksanakan di Selaras Adventure Camp selama 3 hari yaitu Kamis-Sabtu, 14-16 Desember 2017. Kegiatan tersebut dilaksankan dalam upaya menumbuhkan Gerakan Literasi dikalangan pelajar serta upaya menumbuhkan semangat dalam membuat Karya Tulis Ilmiah serta menumbuhkan motivasi untuk menjadi pelajar yang berakhlak dan berprestasi. Sebagai siswa Madrasah Aliyah tentunya tak hanya berfokus pada pengetahuan agama saja. Tapi juga harus unggul di bidang yang lainnya. Salah satunya adalah unggul dalam bidang riset. Penguasaan bidang riset ini berawal dari penguasaan tentang karya ilmiah.

Adapun kegiatan membuat Karya Tulis Ilmiah dalam acara ini merupakan bagian latihan bagi para pelajar dalam melakukan penelitian sekaligus menuliskannya dalam bentuk tulisan ilmiah walaupun masih dalam bentuk sederhana. Karena penelitian sesungguhnya tentu memerlukan lebih lama dari pada proses pelatihan ini. Kegiatan ini juga didukung dengan adanya Contest atau lomba presentasi Karya Tulis Ilmiah merupakan bagian dari wahana melatih para pelajar dalam memamparkan hasil karya ilmiahnya yang pada kemudian hari akan mengikuti lomba yang sesungguhnya.

Setiap jejak perjalanan selalu melahirkan berjuta kenangan yang mendalam. Rasanya tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Kesan yang tercipta akan menjadi pelajaran berharga yang tak bisa dilupakan. Pengalaman yang didapat selama mengikuti kegiatan KIR Writing Camp selama 3 hari tersebut semoga senantiasa membekas di hati para peserta dan guru pendamping yang mengikuti kegiatan tersebut. Selamat berkarya dan teruslah berkiprah mengembangkan ilmu yang telah didapatkan selama mengikuti kegiatan ini. Ganvareba, zettai dekiru!

Sesi 1 : “Kiat Sukses Meraih Impian dan Cita”

Pada sesi pembuka ini tentang kiat sukses meraih impian dan cita-cita bersama Pak Namin sebelum coaching dan pendampingan menulis dan pembuatan karya ilmiah remaja. Saya pertama kali mengenal pak Namin pada tahun 2015 saat saya masih berada di Maluku Utara. Waktu itu saya mengikuti lomba menulis guru dan blogger yang diadakan oleh beliau. Pertemuan pertama dengan beliau (motivator, konsultan dan trainer pendidikan yang mengawali karirnya dari menjadi guru ini) adalah saat wisuda SGI 6 (saat saya diwisuda SGI). Kali ini di penghujung purnama 2017 saya mendapat kesempatan berkolaborasi bersama beliau dalam writing camp ini.


Pada sesi pertama acara dibuka secara resmi oleh pihak MAN 10 Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan sesi Ta'aruf dan Kontrak Belajar serta melakukan Ikrar bersama berjanji untuk tidak pacaran sampai Allah mempertemukan jodoh. Selanjutnya kami berdua (saya dan Pak Namin) berbagi kisah kegiatan menulis telah mengantarkan kami pada kesuksesaan yang kami raih pada saat ini dan itu semua dimulai saat kami berusia seperti para peserta. Kegiatan menulis telah mengantarkan kami berdua bisa berkeliling daerah di Indonesia.  Untuk membangkitkan semangat kami juga mengajak mereka untuk menulis 100 impian serta kami mengajak para peserta untuk bisa mewujudkannya dalam bentuk cita-cita. Sesi motivasi diakhiri dengan kegiatan muhasabah dimana para peserta diajak untuk merenungi perjuangan yang sudah dilakukan oleh para orangtuanya.

Dalam sesi pertama yang dikemas dalam bentuk talkshow inspiratif ini kami berdua berbagi tips “Menjadi Pelajar Berakhlak dan Berprestasi” caranya yaitu:
1. Punya impian dan cita-cita
2. Tidak pacaran
3. Patuh pada orangtua & guru
4. Berkomitmen tinggi
5. Bersungguh-sungguh
6. Punya tekad yang kuat
  
Sesi 2: Coaching Karya Tulis Ilmiah (Part I)

Setelah sesi pertama berbagi motivasi sukses dalam menulis, sesi selanjutnya adalah tentang KIR, yaitu tentang Kelompok Ilmiah Remaja dan Karya Ilmiah Remaja. Saya sedikit menyampaikan tentang kiat sukses membuat karya ilmiah. Mulai dari mencari masalah hingga menuangkannya dalam bentuk tulisan. Dalam sesi ini kami langsung membimbing peserta untuk mulai menulis karya tulis dimulai dengan mencari masalah atau topik yang ingin dibuat, membuat judul penelitian, menulis BAB I dan dilanjutkan dengan menulis BAB II. Berawal dari saya menuliskan judul dalam laptop saya yang ditampilkan dalam slide. Lalu diikuti oleh masing-masing kelompok juga menuangkan hal yang sama. Jadi sistemnya learning by doing. Belajar sambil langsung dipikirkan dan langsung dipraktekkin saat itu juga.

Saat saya mencontohkan menuangkan ide mulai dari mencari masalah, saya juga berkeliling ke tiap kelompok yang bertanya tentang topik yang akan dibuatnya. Para peserta begitu antusias mengikuti sesi kali ini. Semangat para peserta dan pembimbing dalam mengikuti kegiatan ini sungguh luar biasa. Hal ini terbukti hingga sesi coaching pembuatan judul, bab 1 hingga bab 2 ini berakhir sekitar pukul 23.00 WIB. Materi writing camp di hari pertama ini berakhir dengan karya masing-masing kelompok sudah sampai tahap bab 2. Selesai itu semua peserta kembali ke tempat penginapannya masing-masing untuk istirahat.

Sesi 3: Public Speaking for Student
Agenda hari kedua diawali dengan sholat shubuh berjama’ah dan sehabis itu ada sesi kultum yang dibawakan oleh salah satu siswa peserta writing camp. Agar badan tetap fit dan bugar tak lupa di pagi hari yang sejuk dilakukan sesi olahraga bersama yang dipimpin oleh tim selaras adventure. Seusai olahraga dilanjutkan dengan sarapan pagi dan bersih-bersih (mandi) sebelum memulai aktivitas di hari kedua ini.

Acara sesi ketiga ini dibuka dengan ice breaking dan materi selanjutnya yaitu tentang public speaking yang dibawakan oleh Pak Namin. Sama seperti sesi-sesi sebelumnya, untuk sesi ini Pak Namin hanya menyampaikan teori singkat tentang public speaking, sehabis itu langsung praktek satu per satu. Diawali dari Pak Namin yang mencontohkan tentang dasar-dasar public speaking mulai dari hal yang paling sederhana. Selanjutnya secara bergantian masing-masing peserta mempraktekkan dan memperagakan teknik public speaking yang dipaparkan oleh Pak Namin. Pada sesi kali ini pun para peserta sangat antusias mengikutinya

Sesi 4: Coaching Karya Tulis Ilmiah (Part II)
Setelah tadi malam selesai di Bab 1 dan Bab 2, hari ini para peserta harus menyelesaikan Bab 3, Bab 4 dan Bab 5. Sehari membuat karya tulis ilmiah dengan pendampingan dan pendekatan coaching. Teori singkat, lalu langsung praktek. Pada tahap praktek menulis BAB III ini yang berisi tentang metode penelitian, saya mencontohkan lewat menulis langsung di laptop dan dipaparkan lewat slide, para peserta pun ikut membuatnya. Learning by doing kali ini dilakukan secara langsung dengan melakukan penelitian sederhana sesuai yang dirancang sebelumnya.



Usai memahami tentang Bab III tersebut, para peserta melakukan studi lapangan. Para peserta ada yang melakukan observasi, wawancara, eksperimen dan diskusi kelompok dalam menyelesaikan karya tulis masing-masing. Learning by doing. Learning by coaching. Bahkan ada juga beberapa kelompok yang terjun ke masyarakat sekitar untuk mencari data dan informasi sesuai yang dibutuhkan. Beberapa kelompok yang lain ada juga yang berdiskusi dengan para guru pembimbing masing-masing. Sesekali saya berkeliling mengecek ke masing-masing kelompok.


Para peserta yang sudah mendapatkan data dan informasi, selanjutnya kembali ke aula utama untuk melanjutkan sesi berikutnya yaitu menulis BAB IV dan BAB V. Pada sesi kali ini saya mengcoaching mereka sekaligus mencontohkan cara menganalisis data ke dalam pembahasan yang ada di dalam bab 4. Para peserta saling berdiskusi dengan teman sekelompoknya. Dalam sesi ini juga saya dan Pak Namin menyampaikan tentang tips membuat Slide Presentasi Kreatif yang akan digunakan untuk presentasi pada Contest atau lomba presentasi karya ilmiah remaja malam harinya.



Sore ini naskah karya ilmiah mereka harus sudah selesai beserta power point yang sudah dibuat. Nanti malam adalah sesi contest presentasi dan akan dipilih para pemenangnya berdasarkan kategori sains teknologi dan kategori sosial humaniora. Hingga sore hari para peserta terlihat begitu antusias dan masing-masing kelompok terlihat saling bekerja sama untuk menyelesaikan karya tulis dan slide presentasi mereka. Sesi ini berakhir hingga sore hari menjelang adzan maghrib.

Sesi 5: Contest Presentasi Karya Tulis Ilmiah

            Kini tiba waktunya sesi yang paling menegangkan yaitu sesi presentasi. Para peserta dari setiap kelompok sudah siap semua dengan materi slide power point yang sudah dibuatnya. Masing-masing kelompok diberi waktu untuk presentasi karya ilmiah mereka maksimal 5 menit. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh tim penguji yaitu saya dan Pak Namin. Dalam sesi presentasi ini dikelompokkan menjadi 2 kategori yaitu bidang sains teknologi dan sosial humaniora. Dalam sesi presentasi ini setiap kelompok menampilkan performa maksimalnya dalam menyampaikan karya ilmiah yang sudah mereka buat sebelumnya. Dalam sesi ini dipilih juara 1, 2 dan 3 untuk tiap kategori. Pengumuman pemenang dan pembagian hadiah akan diinformasikan keesokan harinya.

Foto bersama pemateri, guru pembimbing dan peserta KIR Writing Camp

Demikian resume singkat tentang kegiatan KIR Writing Camp yang berlangsung di Selaras Adventure Sukabumi, 14-16 Desember 2017. Terus berkarya dan berinovasi siswa-siswi Aliyah di kancah kehidupan sehari-hari. Walau jauh di mata dan terpisahkan oleh jarak dan waktu semoga tetap terjalin silaturahim dan komunikasi diantara kita, hehe. Selamat berkarya mengukir prestasi sesuai dengan potensi yang kalian miliki. Jadilah pelajar Indonesia yang berakhlak dan berprestasi. Pasti bisa!

0 comments: