Sunday, 23 June 2013

Lulusan BIOLOGI dan Peluang dalam Membangun WIRAUSAHA (part II): “Tritunggal Keberhasilan Usaha”

“Secercah potensi usaha bisa digali hanya oleh orang-orang yang berani mencobanya.
Sebuah peluang usaha dikatakan berhasil ditangkap jika orang tersebut
beraksi memulai bisnis tersebut”.


Tulisan ini merupakan kelanjutan dari catatan sebelumnya tentang biopreneurship. Materi ini saya dapatkan waktu Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Fakultas Biologi Unsoed (Agustus, 2008). Materi ini dulu disampaikan oleh Bapak Joko Sulistyo, Ph.D. (Ahli Peneliti Utama Puslit Biologi-LIPI Cibinong Science Center, Konsultan Eksekutif Bisnis PT Farming Jaya, Bandung dan PT Maxgain Internasional, Jakarta). Beliau telah banyak melakukan hasil riset biologi dan pengalaman dalam merintis usaha. Sebuah perjalanan penelitian dan kerjasama dalam bidang biologi yang telah beliau jalankan antara lain:
§  Kerjasama Pengembangan Chitosan dan Alginat (2000-2001)
Topik                     : pengembangan pengawet organik dan media printing tekstil
Pilihan teknologi   : fermentasi cair dan bioproses enzimatik
Poin penting          : pemanfaatan limbah organik untuk bahan pengawet produk pangan dan non pangan serta untuk media bahan printing tekstil

§  Konsultan PT Barutama Kudus (2001-2002)
Topik                     : inovasi bahan printing kertas berbasis minyak nabati
Pilihan teknologi   : ekstraksi dan fermentasi cair
Poin penting          : minyak nabati (kelapa dan kacang-kacangan) bermanfaat sebagai media campuran untuk tinta printing kertas

§  Pengembangan Produk Berbasis Limbah Kelapa (2002-2003)
Topik                     : pengelolaan limbah kelapa untuk bahan pangan dan non-pangan
Pilihan teknologi   : fermentasi padat, cair dan kimia
Poin penting          : pemanfaatan limbah air kelapa untuk produksi nata de coco, sabut kelapa untuk pupuk organik dan tempurung kelapa untuk charcoal

§  Kerjasama Pengembangan Bioetanol dan Biodiesel di NTT (2003-2004)
Topik                     : produksi bioetanol dari nira lontar & biodiesel dari minyak kosambi
Pilihan teknologi   : fermentasi cair dan bioproses enzimatik serta kimia
Poin penting          : pemanfaatan sumberdaya lokal sebagai bahan bakar nabati (bioetanol dan biodiesel) berbasis nira lontar dan minyak kosambi

§  Dan masih banyak lagi topik-topik bidang usaha yang lainnya

Pengusaha busana muslim Badroni Yuzirman menggunakan istilah “take action” sebagai kata kunci yang harus dilakukan bagi mereka. Seperti tertera dalam sebuah tulisan di blognya (www.roniyuzirman.com) dikatakan bahwa apa pun usaha yang akan dilakukan, baik online maupun offline, sesederhana apa pun idenya, segeralah mulai. “Take action now”, tulisnya. Sebuah persamaan diberikan untuk menggambarkan pentingnya mengambil tindakan bagi seorang calon pengusaha. Idea + Take Action = Miracle Happen. Dalam bentuk lain, ia memberikan kalimat, “No Action Nothing Happen, Take Action Miracle Happen”.

Pengusaha pemula menurutnya membutuhkan tigal hal yang disingkat dengan DSA (Dreams, Strategy dan Action) agar mendapatkan sukses. Dimana selain tindakan, pebisnis pemula juga harus memiliki mimpi dan juga strategi untuk bisnis yang yang akan dijalankan. Seorang pengusaha menurutnya selalu mengalami masalah berkaitan dengan DSA ini. Meski kuat di salah satu syarat tersebut namun salah dalam syarat yang lain usaha juga berpotensi gagal. “Dreams-nya kuat, tapi strategy dan action-nya salah, gagal juga. Action-nya kuat, tapi tanpa strategy dan dream, akhirnya gagal juga,” tulis Badroni.

Dengan keyakinan bahwa calon pengusaha pasti memiliki ide dan sarana pendukung usaha, tindakan dilakukan tanpa calon pengusaha terlebih dahulu menunggu kondisi yang dianggap sempurna. Alasannya, kondisi yang sempurna tidak akan pernah terjadi, karena calon pengusahalah yang harus membuatnya menjadi sempurna.

Action menurutnya tetap harus dilakukan meski pun resiko usaha sudah pasti menghadang. Ada resiko lain yang lebih nyata, yaitu jika usaha tidak juga dimulai-mulai. Resiko tersebut adalah resiko waktu. Alasannya waktu adalah aset yang paling mahal dan tidak bisa tergantikan. Sementara bicara tentang kerugian uang, masih bisa dicari gantinya.


So, tunggu apa lagi sobat? Milikilah tritunggal keberhasilan usaha tersebut sob, yaitu “Dreams, Strategy dan Action” jika anda benar-benar mau melakukan usaha dan menurutku 3 poin ini juga bisa diterapkan dalam hal lain untuk meraih prestasi dalam hal apa pun. Kenapa? Karena berawal dari mimpi-lah impian kita akan terkuak. Mimpi ibarat kunci pembuka. Strategi juga perlu, kenapa? Karena strategi itu diibaratkan seperti misi atau langkah-langkah yang harus kita tempuh untuk mencapai mimpi. Setelah itu, yang paling penting juga adalah action, kenapa? Karena tanpa action, dreams dan strategy itu ibarat benda mati. 

0 comments: