Saturday, 22 March 2014

Barisan Tekad di Military Super Camp

Kegiatan Militery Super Camp SGI VI

Bertualang dengan alam, mendaki tekad tertinggi, menjelajahi disiplin diri dan bereksplorasi bersama para pejuang muda “SeGI Enam”  SGI-DD. Bergerak dan berjalan bersama untuk mentadaburi alam-Nya dengan jargon “Semangat berkarya, Gigih bekerja, Inspirasi bagi semua, Energik, Antusias dan Mantap”. Syukur itu memang ni’mat rasanya. Bertafakur alam. Menyapa aneka plantae & animalia, menghirup sejuknya oksigen, dengan lauk pauk rintik gerimis yang datang silih berganti. Mendaki Gunung Salak Bogor, melewati hutan yang berselimut kabut, menyelami curug yang jernih nan dingin dan melewati riak sungai yang bergemuruh.

Inilah perjalanan kami. Militery Super Camp SGI VI. Kamis-Sabtu, 6-8 Februari 2014. Bertempat di area Gunung Salak, atau yang dikenal juga dengan Gunung Bundar, Bogor. Disinilah kami dilatih dan dididik oleh tentara terbaik republik ini, TNI AD. Inilah bagian dari pembinaan awal yang dilakukan oleh SGI.  Setelah pekan kemarin berada di asrama melewati masa-masa adaptasi, perkenalan, character building dan pengenalan value Dompet Dhuafa, kali ini kita memasuki pembinaan mental dan kedisiplinan di alam terbuka. Selama 3 hari ini kami ditempa oleh TNI AD, berjalan melewati jalan yang berkelok, melewati sungai,  melintasi hutan sepanjang pagi hingga malam.

Kegiatan ini diawali dari pembagian tugas kelompok untuk sebuah misi penyelamatan korban kecelakaan pesawat jatuh di Gunung Salak. Kami terbagi dalam tiga kelompok besar. Masing-masing kelompok mendapat tugas yang berbeda-beda untuk mengevakuasi korban di tiga titik. Pak komandan dengan begitu gagahnya menjelaskan rute peta perjalanan kami selama 3 hari. Semua perlengkapan kami sudah siap, perjalanan pun dimulai. Setiap kelompok bergerak sesuai dengan instruksi yang telah diberikan, mencari jejak, menyususri jalan untuk meraih target pertama yang ingin dicapai. Kami hanya diberi bekal berupa sebuah peta dan dua buah karung sebagai alat bantu.

Pos pertama berhasil kami lewati.  Setelah melakukan isho (istirahat dan sholat), kami break sejenak untuk makan siang. Makan pun dikasih waktu dan pengkondisian yang sangat ketat. Dalam waktu 5 menit satu bungkus makan siang harus sudah habis. Bagi yang sudah selesai lebih dahulu, diharuskan membatu temannya yang belum selesai. Seru sekali pokoknya. Sebelum makan kita disuruh tiarap dulu, mengambil posisi. Usai makan dan beres-beres, kita kembali disuruh tiarap untuk mengambil seragam kegiatan ini dengan cara merayap secara bersama. Dengan penuh semangat kami bertigapuluh merayap tuk mengambil seragam yang akan kami pakai selama kegiatan MSC ini. Tak lama  kemudian, kami kembali mendapat tugas untuk membuat tandu sebagai alat yang akan digunakan untuk menggotong atau mengevakuasi korban. Berhubung kelompok kami ada yang pernah aktif di pramuka, menwa dan KSR, kelompok kami pun menyelesaikan tugas membuat tandu ini paling cepat selesainya. Tugas membuat tandu sudah selesai, lanjut ke tugas selanjutnya yaitu masing-masing orang disuruh mencari sebutir telur di area lapangan tempat kami berada.

Cerita tersebut baru setengah cerita di hari pertama kegiatan military super camp ini. Ceritanya masih panjang. Kapan-kapan disambung lagi ceritanya. Sebelum mengakhiri sesi cerita tentang MSC ini, ada sebuah lagu yang menjadi semangat kami selama mengikuti kegiatan ini.

Bangkitkan semangatmu kepada pemimpinmu
Tunjukkan semangatmu kepada SGI
Demi tekad kami, demi bangsa kami
Tuk menjadi yang terbaik..
Raihlah harapan, raihlah tujuan…
SGI pasti jaya selalu

Gumba…gumba..sa…. (2x)
Owae yae ya ooo


Bersambung itu to be continued
……………………..……

………………….

0 comments: