Saturday, 12 March 2016

Asah Tulisan, Ikuti Perlombaan

            Seperti halnya pisau, agar tetap tajam harus sering diasah. Pun sama dalam hal menulis, perlu diasah agar terampil. Ada banyak beragam cara agar tulisan kita menjadi berbobot, bermakna, renyah dan enak dibaca. Harus punya amunisi. Apa saja amunisinya? Banyak membaca, banyak jalan-jalan, bertualang, berdiskusi dengan kawan dan tokoh, banyak latihan dan teruslah menulis walau satu kalimat, hehe. Ada lagi satu tips khusus kalau mau mengasah kemampuan menulis kita, yaitu dengan mengikuti event perlombaan. Writing competition. Apa pun jenisnya, sesuai dengan passion yang kita geluti.

            Seperti yang pernah aku lakukan sejak duduk di bangku kuliah. Sebenarnya aku suka menulis sejak SMP, tapi hanya sebatas ditulis di buku diary dan buku-buku lainnya. Hal ini berlangsung hingga aku duduk di bangku SMA. Mungkin dari SMP-SMA tak banyak tulisan yang aku buat, dan masih sangat sulit untuk mengembangkan ide yang sering muncul dalam kepala. Tapi tak kunjung aku selesaikan untuk mengeksekusi tulisan tersebut. Berawal dari ketertarikanku dalam dunia menulis, akhirnya baru mulai dikembangkan dan diasah lebih lanjut adalah saat aku sudah menjadi mahasiswa. Dengan cara apa? Ikut event perlombaan.

            Dua event yang sering aku ikuti adalah LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah) dan lomba menulis flash true story (berdasarkan kisah nyata). Dua bidang inilah yang aku geluti karena passionku ternyata disini, pikirku kala itu. Sekali dua kali ikut lomba menulis cerpen dan event writing lainnya tapi gagal. Tak pernah lolos. Aku sendiri nyadar, tulisan yang aku buat masih sangat kaku dan terkesan tidak ada keunikan. Tapi, dari kegagalan itu aku banyak belajar hal. Karena beberapa perlombaan menulis yang aku ikuti kemudian gagal, di situ diumumkan juga kesalahan mendasar dan banyak dilakukan oleh para penulis seperti EYD, pemilihan diksi, kesesuaian dengan tema, alur bercerita dan lain sebagainya. Selain itu, aku juga bandingkan dengan membaca tulisan-tulisan yang menjadi pemenang. Memang keren tulisannya para pemenang. Aku merenung. Dari situlah aku banyak belajar hal. Belajar dari kegagalan. Belajar dari panitia lomba. Dan belajar dari para pemenang.

            Aku pelajari pola-pola tulisan dari pemenang. Mulai yang sederhana dari judul, aku baca satu per satu judulnya. Terus membaca, terus berlatih dan terus belajar. Menurutku inilah jalan mengasah tulisan atau karya ilmiah yang aku buat. Mengasah skill menulis lewat competition. Dulu aku tak peduli masih pemula, yang penting ikut dan kirim naskah ke panitia saja sudah sangat senang. Karena bisa menghasilkan karya walau masih banyak kekurangan, kekeliruan dan kesalahan. Yang penting ikuti aja perlombaan tersebut. Aku pun berburu info lomba lewat searching di internet.

Kalau tipsku dalam memilih event perlombaan menulis (baik  cerpen, flash true story, fiksi / non fiksi, maupun karya ilmiah) adalah sebagai berikut:
1.    Cari info lomba sebanyak-banyaknya (kalau aku lebih suka yang gratis pendaftarannya) tapi juga panitianya jelas dan terpercaya.
2.   Sortir dan pilihlah lomba yang “tema”nya paling mudah dan paling bisa kita kerjakan sesuai dengan passion kita. Kalau ada tema yang agak berat dan gak cocok, langsung aku delet.
3.    Pilih juga yang tidak terlalu ribet persyaratannya (mudah kita kerjakan)
4.    Pahami aturan mainnya dan ikuti semua petunjuk yang ada
5. Untuk menambah inspirasi, baca-baca juga contoh karya atau tulisan yang serupa dengan tema tersebut
6.    Baca artikel atau buku pendukung, lakukan observasi jika diperlukan dan berdiskusilah dengan teman yang sudah berpengalaman
7.   Bikin outline. Kalau aku biasanya lebih suka corat-coret sederhana poin-poin apa yang akan kita tulis
8.    Menulislah.
9.  Lakukan self-editing (baca ulang tulisan yang kita buat dan koreksi EYD dan kelengkapan lainnya)
10. Kirim secepatnya jangan tunggu DL (mentok-mentoknya pas hari DL itu, hehe)

Begitulah kurang lebih 10 tips mengasah kemampuan menulis kita lewat event perlombaan. Pantau terus kanal panitia lombanya. Tunggu pengumuman hasil pemenangnya. Oya satu hal lagi yang harus diperhatikan adalah bila ada ketentuan atau kriteria penilaian dalam event lomba menulis tersebut cermatilah dengan baik dan pahami apakah tulisan yang kita buat sudah sesuai dengan kriteria tersebut atau belum.

*tips lain bisa dibaca disini: Semua Bisa Menjadi Penulis
           


Kota Hujan, 13 Maret 2016

0 comments: