Wednesday, 23 March 2016

Kenapa “Jodoh” Selalu Jadi Trending Topic?


Saat sedang bahagia itu rasanya nano-nano. Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Rasanya seperti kejatuhan durian atau seperti ada puluhan bintang yang menari-nari di atas kepala. Rasanya seperti menemukan oase di tengah padang pasir Gurun Sahara. Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? Bersyukurlah kepada-Nya atas semua limpahan rasa senang yang tak terhitung banyaknya. Inikah rasa yang tak bisa tergores oleh pena. Apalagi digambarkan pakai sketsa yang penuh warna. Ya, hanya hati yang bisa merasakan gurihnya perasaan saat mendapatkan sebuah rasa bernama “senang”. Kapankah moment seperti itu datang???? Kapan saja bisa. Yang penting saat-saat bahagia itu datang. Bisa jadi saat mendapatkan hadiah, meraih juara lomba tertentu, saat diberi penghargaan, saat diberi ketenangan hidup atau bahkan (mungkin) saat sudah dipertemukan dengan jodohnya, hehe. Kalau yang sudah bertemu dengan jodohnya (menikah), pasti deh merasakan aneka macam varian rasa yang tak bisa disandi sekalipun dengan kode-kode tertentu, hahaha.

Sebelumnya maaf nih bagi yang masih jomblo (termasuk penulis, hehe) kembali menuliskan coretan tentang jodoh. Jangan baper yah....??? Tapi kalau bawa permen gak papa deh, biar gak ngantuk. Kenapa menulis tentang jodoh? Karena jodoh ini selalu menjadi trending topik dimana-mana. Di sekolah, di kantin, di tempat kerja, di pasar, di angkot, saat reunian, saat menghadiri acara keluarga, saat main ke rumah kakek, nenek, bibi, paman hingga tetangga jauh sekali pun. Pasti pertanyaannya, kapan nikah? Sudah punya calon belum? Ternyata ini berlaku tidak hanya saat bulan syawal atau musim lebaran saja. Bahkan tiap bulan, hingga tiap hari masalah jodoh sering ditanyakan (diobrolkan) terlebih bagi yang masih jomblo (single). Sekali lagi mohon maaf, bagi jomblowan-jomblowati. Teruslah memantaskan dan memantapkan diri. Insya Allah jodoh pasti bertemu. Sudah tercatat dalam Lauhul Mahfudz. Cepat-lambatnya tergantung kesiapan dan kemantapan. Kalau belum siap, berpuasalah dan beristikharohlah terlebih dahulu.

Tadi pagi saat memutar mp3 salah satu kajian Ustadz Yusuf Mansur dalam beberapa pointnya beliau juga menyampaikan bahwa masalah jodoh ini adalah The Big Five Problem in Indonesia. Banyak orang salah cari jodoh bukan pada tempatnya. Cari jodoh bukan pasang lewat iklan di koran. Tapi cari jodohlah di pabriknya jodoh, yaitu bermunajatlah kepada Allah pada sepertiga malam terakhir lewat sholat tahajud. Begitu kurang lebih nasihatnya. Dalam kesempatan lain masalah jodoh ini pun sering dibahas, sering ditayangkan baik di dunia nyata maupun dunia maya. Bahkan Ridwan Kamil saat memutuskan untuk tidak maju ke pemilihan Gubernur DKI 2017 beberapa waktu yang lalu, setelah panjang lebar menyampaikan alasannya eh pada endingnya beliau menitipkan pesan begini kalimatnya “.........dan walau gak nyambung, seperti biasa, bagi para jomblo bersegeralah untuk menikah, agar panjang umur. Hatur nuhun”. Bahkan beberapa update status walikota Bandung ini pun sering mengingatkan kepada para jomblo untuk segera menikah, hehe....@^,^@

Hari ini, kemarin dan beberapa hari sebelumnya juga saat ngobrol dengan dewan guru yang lain hingga saat makan bersama di kantin, masalah jodoh ini pun pasti ditanyakan. Saat sedang ngobrol ngalor-ngidul, panjang x lebar, dan saat moment-moment lainnya, tiba-tiba saja dan pasti nyambungnya ke masalah jodoh, hehe. Apakah para jomblo sekalian mengalami hal yang serupa dengan penulis?  Kenapa sih masalah “jodoh” ini selalu menjadi trending topik di segala tempat? Kalau menurutku ini ada beberapa alasan mengapa masalah jodoh menjadi trending topik:
1.      Bentuk perhatian kepada para jomblo
Inilah alasan pertama. Karena perhatiannya dengan sesama saudara atau keluarga dekatnya, kepada rekan kerjanya ketika ada yang masih jomblo dan usianya sudah cukup umur pasti akan ditanyakan tentang masalah jodoh tersebut. Jadi pertanyaan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian sekaligus dorongan agar segera menikah, hehe. Begitulah bentuk perhatiannya mereka kepada sesama sahabat/rekan/keluarga terdekatnya yang masih jomblo.

2.      Do’a sekaligus dorongan
Selain merupakan bentuk perhatian, mereka yang menanyakan soal jodoh sebenarnya mereka juga mendo’akan kepada orang tersebut agar segera menikah. Mereka sangat perhatian kepada kita, hingga bentuk perhatian tersebut menjadi do’a buat yang masih jomblo. Pertanyaan tersebut tidak lain adalah ekspresi do’a sekaligus dorongan agar segera mengakhiri masa lajang.

3.      Nasihat untuk berbenah
Sudah siap menikah belum? Sudah punya calonkah? Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang berhubungan soal jodoh bukanlah maksud mereka untuk mewawancarai atau menginterview. Akan tetapi aneka pertanyaan tersebut tidak lain adalah bentuk nasihat dan petuah yang mengingatkan kepada kita bahwa akan pentingnya menikah. Bukankah menikah itu adalah menyempurnakan agama juga? Begitulah nasihat mereka, hehe.

Jadi teruslah berpikiran positif saja jika masih ada yang menanyakan soal jodoh. Karena itu adalah bentuk perhatian, doa sekaligus nasihat dari mereka. Begitulah tiga alasan tentang kenapa jodoh selalu menjadi trending topik. Mungkin masih banyak lagi alasan lainnya. Silahkan ditambahkan sendiri sesuai yang dialami oleh para jomblo sekalian, hehe.

Teruslah berbenah. Pantaskan diri. Mantapkan hati.
Salam jomblo, karena jodoh pasti bertemu...!!!

Kota Hujan, 23 Maret 2016


1 comments:

mahmud ranger said...

Yuhupss, semangat ahhh... :-D